Wednesday, June 6, 2012

Gerhana Venus

Hari ini,  Selasa Kliwon 6 Juni 2012 adalah hari begitu istimewa bagi para pecinta astronomi (bukan lantaran ini adalah nepton Nina anakku sih, he...he...). Sebuah kejadian langka yang akan terjadi ratusan tahun lagi bisa diamati hari ini. Dan bagusnya dapat dilihat dengan mata telanjang meski harus dengan trik terntentu. Yaitu kejadian Gerhana Venus, kalau para astronom menyebutnya transit Venus. Yaitu venus melintas di depan Bumi saat bumi berhadapan langsung dengan Matahari. Mirip seperti gerhana bulan, dimana Matahari tampak tertutup oleh Bulan terlihat dari belahan Bumi wilayah tertentu. Ukuran Venus yang kecil dibanding Bumi tampak hanya setitik noktah pada cerahnya Matahari siang hari  Kejadian ini terjadi antara jam 10 sampai jam 13 siang tadi. Seperti tampak pada gambar di atas.

Nama Venus sering diasosiasikan dengan gender perempuan, sebagai lawan dengan Mars yang berkarakter maskulin. Nama ini diambil dari nama Dewi dalam mitologi Yunani yakni Dewi Venus yang menikah dengan Dewa Volcano. Dewi Venus adalah lambang kesuburan dan feminisme. Kemunculan planet yang berwarna cerah memantulkan sinar matahari tiap malam setelah Matahari terbenam tampak sebuah fenomena alam yang indah. Apalagi jika muncul bersamaan dengan munculnya bulan muda akan menjadi sangat eksotis penampakan di langit barat. Itulah sebabnya kecantikan dan keelokan perempuan yang fenomenal seringkali diidentikan dengan keindahan venus tiap hari ini.

Lalu, apa yang menarik dari fenomena Gerhana Venus? yang mungkin tidak ada kesan cantiknya sama sekali. Untuk melihatnya saja susah sekali. Dengan mata telanjang tanpa alat di teriknya Matahari tentu akan sangat menyakitkan mata. Maka teknik yang saya lakukan tadi siang adalah dengan menyediakan air di ember, saya lihat pantulan Matahari yang setitik ditutupi Venus ini di pantulan air. Tapi cara inipun masih sangat menyilaukan mata. Sehingga saya harus melihat dengan kaca helm yang lebih adem. Agak sulit juga melihat titik hitam itu. Tapi untunglah terlihat juga.

Yang membuatku ingin menulis di blog ini tentang Venus adalah, konon Venus ini adalah planet yang indah dan subur pada zamannya. Dikala waktu itu Bumi masih sangat primitif, pembentukan padatan dari magma yang membeku tengah terjadi. Seiring berjalannya waktu Matahari semakin tua dan ganas. Venus tergoreng oleh ganas panasnya Matahari, sehingga kini menjadi sebuah gumpalan magma lagi seperti saat awal kejadiannya di era awal the big bang. Fenomena tergorengnya Venus harus dipelajari (terlebih lagi saat satu garis dengan Bumi ini) untuk mengantisipasi hal yang sama terjadi pada Bumi. Pada masanya, Bumipun bakal digoreng Matahari dan menjadi gumpalan magma yang panas lagi yang tak mungkin dihuni makhluk hidup. Saat itu Mars tengah menuju kebangkitannya yang kedua. Dan makhluk hidup bermigrasi ke Mars atau malah disebut pulang kampung kali ya? Karena konon asal mula kehidupan di Bumi berasal dari Mars yang rusak karena salah kelola.

Hm...jika ada pernyataan segala sesuatu akan kembali pada asal muasalnya, maka inilah asal muasal kehidupan Bumi yakni dari Mars dan akan kembali ke Mars.
Wallahu a'lam.....

1 komentar:

setelobella said...

Nice post *thumbs up*